by

Menjadi Pengusaha Properti Berbasis Syariah

Menjadi Pengusaha Properti Berbasis Syariah

Banyak pilihan bagi Anda yang ingin memulai bisnis. Bisnis properti merupakan salah satu bisnis yang diminati banyak orang. Bisnis ini meliputi membangun atau merenovasi rumah, apartemen atau yang lainnya. Bisnis ini banyak diminati karena memiliki pendapatan yang tinggi. Dalam berbisnis ketika pendapatannya tinggi maka resikonya juga tinggi. Menariknya adalah bisnis properti ini dapat berlandaskan syariah. Menariknya dari bisnis ini adalah tidak hanya berorientasi dunia saja akan tetapi juga akhirat. Sebagian pelaku bisnis properti terutama umat muslim takut dengan sistem cicilan dan bunga karena takut riba. Sedangkan investasi syariah merupakan investasi bagi hasil yang pelaksanaannya menggunakan hukum-hukum syariah dimana di dalamnya tidak ada riba, bunga dan tanpa ada unsur penipuan.

Inilah Langkah Awal dalam Memulai Bisnis

Ketika Anda akan memulai sebuah bisnis maka sebaiknya Anda mempunyai mentor terlebih dahulu. Anda dapat menjadikan orang yang memang terbukti di bidang ini sebagai mentor Anda. Kemudian Anda juga jangan lupa untuk memeriksa kelengkapan legalitas. Untuk mengurus masalah legalitas ini Anda harus menempatkannya pada nomor urutan yang pertama. Jika ada masalah mengenai legalitas maka dapat menjadi hambatan di masa yang akan datang. Kemudian pastikan Anda memiliki dana yang cukup. Hal tersebut untuk membangun kelancaran dalam bisnis Anda. Anda biasanya juga akan mendapatkan sumber dana dari uang muka konsumen misalnya.

Kemudian hal yang tidak kalah penting adalah Anda harus mengupayakan bahwa cash flow bisnis properti yang Anda miliki selalu berdenyut dan tidak sampai kehabisan dana.

Ketika Anda berbisnis syariah, Anda harus mengupayakan bahwa semua aspek pembelian rumah sudah terdapat dalam perjanjian. Di dalam PPJB dapat dituliskan segala sesuatu yang ada hubungannya dengan rumah yang sedang menjadi objek perjanjian misalnya spesifikasi teknis, kemudian lamanya waktu pengerjaan yang akan berujung pada jadwal serah terima yang sesuai dengan ketentuan kesepakatan dalam perjanjian. Demikian informasi mengenai bisnis properti, jika Anda ingin serius menekuni bisnis ini Anda dapat mengikuti seminar mengenai bisnis properti syariah terlebih dahulu kemudian mencari mentor, semoga informasi ini bermanfaat.

Related posts: