Cara Agar Aman Dari Cacar Air

Cacar air banyak menyerang anak-anak, sementara itu penularannya dapat dengan mudah dan cepat. Cacar air sendiri biasanya menyerang anak di bawah usia 10 tahun, namun tidak menutup kemungkinan bahwa penyakit ini juga dapat menyerang orang dewasa. Untuk mencegah tertularnya penyakit ini dapat melalui imunisasi. Namun jika orang-orang di sekitar Anda mengalami cacar air, bagaimana cara pencegahannya? Penyakit ini disebabkan oleh varicella, yaitu penyakit yang disebabkan karena virus varicella zoster. Seseorang yang terkena cacar air, bagian tubuhnya dapat memiliki bentol-bentol yang berisi cairan atau lenting. Umumnya, bentol-bentol ini menyebar ke seluruh tubuh. Cacar air dapat ditularkan dari cairan cacar, dari seseorang penderita cacar yang batuk atau bersin. Orang yang mempunyai sistem imun lemah lebih berisiko mengalami penyakit ini, misalnya bayi, lansia dan ibu hamil.

Mencegah Penyakit Cacar Lebih Dini

Penyakit cacar umumnya menyerang anak-anak namun tidak menutup kemungkinan dapat menyerang orang dewasa yang belum pernah terkena cacar. Untuk imunisasi cacar, sangat dianjurkan untuk anak-anak yang usianya di bawah 13 tahun. Kemudian suntik vaksin penyakit ini juga sangat dianjurkan bagi orang dewasa yang belum pernah terkena penyakit cacar. Pemberian imunisasi baik untuk anak-anak maupun dewasa diberikan dua dosis secara terpisah. Pada anak-anak, dosis pertama diberikan ketika anak-anak berusia 12 hingga 18 bulan. Kemudian dosis kedua diberikan ketika anak-anak berusia 4 hingga 6 tahun. Sedangkan pada orang dewasa, dosis diberikan pada jangka waktu 4 hingga 8 minggu setelah dosis yang pertama diberikan.

Vaksin cacar biasanya digabung dengan vaksin penyakit lainnya, seperti imunisasi MMRV. Pada vaksin MMRV dilakukan agar terhindar dari penyakit gondok, campak, pernapasan, alergi dan cacar. Sementara itu jika anggota keluarga terkena cacar, maka sebaiknya ketika melakukan interaksi dengan anggota keluarga yang terkena cacar wajib menggunakan masker. Kemudian rajin melakukan cuci tangan, terutama jika setelah melakukan kontak dengan penderita cacar. Kemudian hindari berbagi barang pribadi seperti pakaian, handuk dan sisir. Kemudian pada saat mencuci, maka seharusnya dipisah antara pakaian yang tidak terkena cacar dengan penderita cacar. Jika tidak sengaja bersentuhan atau terkena kontak langsung dengan penderita, maka sebaiknya segera diseka dengan cairan antiseptik.

Related posts: