Memahami Dan Menanggapi Informasi Dengan Bijak

Media sosial adalah sarana untuk kita mendapatkan informasi dan juga berbagi informasi. Dengan bantuan media sosial, kita juga bisa mendapatkan teman baru, berkomunikasi dengan orang asing, dan juga mendapatkan ilmu darinya. Saat ini banyak orang-orang yang memanfaatkan media sosial sebagai sarana dakwah Islam. Banyak akun-akun media sosial yang membagikan informasi berupa kutipan-kutipan, atau bahkan potongan video dari kajian-kajian agama yang dilakukan oleh beberapa ulama. Perlu kita sadari bahwa tujuan dari hal tersebut adalah sebagai bahan pembelajaran, sebagai bahan referensi, dan perluasan khasanah ilmu.

Kenyataannya justru yang terjadi adalah sebaliknya. Saya sebagai orang yang aktif menggunakan media sosial, khususnya Instagram, seringkali menjumpai keadaan di mana orang-orang banyak terlibat dalam debat kusir di kolom komentar pada sebuah kiriman yang isinya adalah tentang kajian agama. Rasanya sangat miris melihat sesama orang Muslim yang sebenarnya pintar, tetapi saling menjatuhkan satu sama lain dan merasa paling benar.

Pentingnya Memahami Makna Toleransi

Pemicu adanya debat yang semacam itu adalah karena perbedaan pandangan keilmuan. Kita tahu bahwa di Indonesia adalah negara dengan pemeluk Islam terbesar di dunia. Selain itu umat Islam di Indonesia juga terbagi dalam beberapa organisasi yang rentan sekali dengan konflik. Hal tersebut tentu saja harus kita hindari bersama agar negara kita tidak terpecah belah. Jangan sampai kita terkena tipu muslihat para musuh yang ingin kita bubar, rekatkan rasa persatuan dan kesatuan kita melalui dakwah Islam.

Ulama dan para guru sudah pasti memiliki peran penting dalam mempersatukan umat. Banyak umat yang pintar tapi keblinger. Mereka tahu banyak tentang ilmu keislaman, tetapi mereka tidak bisa menerapkan ilmu tersebut dengan benar, yang berujung pada saling menyalahkan dan juga merasa paling benar sendiri.

Melalui dakwah Islam yang dilakukan para ulama dan guru, diharapkan masyarakat bisa lebih memahami makna toleransi, makna persatuan dan kesatuan, makna dari Islam itu sendiri, agar kelak dunia ini bisa damai, dan tidak ada lagi rasa kebencian dan penindasan di antara manusia.

Related posts: