Prosedur Penggunaan Virtual Office Secara Legal

Virtual office saat ini sedang menjadi tren di kalangan startup. Pada dasarnya virtual office merupakan kantor bersama. Di mana pihak pengelola menyediakan tempat khusus untuk berkumpulnya beberapa perusahaan virtual. Namun penggunaan secara bersama tersebut telah diatur secara teratur oleh perusahaan pengelola. Perusahaan pengelola yang mengurusi segala kepentingan pembuatan PT virtual office.

Cara Kerja Virtual Office

Anda dapat mengelola perusahaan yang Anda miliki secara online. Jadi Anda dapat bekerja dari mana pun Anda inginkan. Anda bisa mengerjakan tugas kantor dengan santai di kafe atau taman. Perusahaan penyedia layanan virtual office ini akan menyediakan virtual location sebagai alamat perusahaan Anda. Jadi Anda memiliki alamat tetap untuk berkirim surat atau sekedar memberikan informasi keberadaan perusahaan Anda. Jadi virtual office ini meskipun dijalankan secara online, tetapi bukanlah seperti perusahaan bayangan. Perusahaan ini tetap memiliki alamat, yaitu alamat penyedia jasa virtual office.

Nomor telepon perusahaan Anda adalah yang tertera pada profil perusahaan pengeola2 virtual office. Apabila ada seseorang yang menghubungi Anda, maka resepsionis akan menyambungkan panggilan tersebut kepada Anda. Apabila ada klien yang ingin menemui Anda, maka Anda dapat menggunakan fasilitas ruang rapat yang terdapat pada kantor tersebut. Perusahaan pengelola yang mengurusi segala kepentingan pembuatan PT virtual office.

Prosedur penggunaan virtual office sesuai hukum

Bagaimanakah cara agar Anda dapat menjalankan bisnis secara virtual, namun tetap sesuai dengan hukum yang berlaku agar tidak disebut ilegal? Untuk membuat sebuah Perseroan Terbatas maka Anda perlu melakukan hal-hal sebagai berikut.

  1. Mengajukan nama PT
  2. Pembuatan Akta Pendirian PT
  3. Membuat SKDP
  4. Membuat NPWP
  5. Membuat BPJS Ketenagakerjaan
  6. Mengajukan SIUP
  7. Mengajukan TDP
  8. Berita Acara Negara Republik Indonesia

Meskipun sekilas persyaratan pembuatan PT secara virtual sama dengan konvensional, namun saat pengajuan Anda perlu melampirkan alamat virtual office beserta alamat usaha nyata. Alamat tersebut dapat berupa alamat rumah ataupun tempat usaha. Dengan jaminan tersebut maka memberikan peluang bagi usaha kecil untuk memiliki ruang kantor yang disewakan dan dapat mengerjakan segala kepentingan perusahaan secara virtual.

Related posts: